Suram!

Sadarkah sodara-sodara, bahwa setiap hari, kita melakukan hal yang sebenarnya itu-itu saja. Mulai dari bangun tidur.. Mandi.. Makan.. Berak.. Kerja atau sekolah/kuliah.. Pulang.. Tidur lagi.. Gitu lagi. Gitu terus.. Dan terus!
Kalo ditanya, “Bosen gak sih tiap hari mandi? Bosen gak sih tiap hari makan? Bosen gak sih tiap hari cuma gitu-gitu doank? Bosen gak sih hidup?” #lhoo

Lalu.. apa sih motivasinya kita setiap hari mandi, makan dan berak? – taro lah, kalo berak itu kan kebutuhan. Karena kan ada peribahasa, tak berak maka tak sayang..

Naahh.. “Motivasinya apa?” Itu mripakan kata yang memiliki peranan yang begitu penting!

Serbuk motivasi yang ditaburkan pada setiap langkah kita, akan memberikan nilai untuk apa yang kita kerjakan itu – Itu menurut profesor bergelar A.Md. Misalnya gue sendiri nih yaa.. apa motivasi gue setiap hari cuma bekerja, tidur, makan, mandi, berak, gosok gigi, nyapu, ngepel dan sejenisnya?

Jawaban:
Motivasi gue.. gue berharap besok gue bisa naek jabatan, atau dapet pekerjaan lain yang lebih menjanjikan, biar gue bisa dapet duit banyak dan kemudian kawin sama artis – misalnya.
Apa motivasi lu tiap hari rajin gawe, banting tulang dari pagi sampe sore?
Biar suatu saat lu bisa beli rumah, atau bayar cicilan rumah, dan berharap punya keluarga bahagia gitu.

Boleh, boleh.. Gak salah memang menempatkan motivasi itu sebagai kemenangan dari sebuah big match.
Atau buat kalian yang sekarang masih mengenyam pendidikan di bangku sekolah/kuliah.. Rajin belajar karena yakin suatu saat akan lulus dengan nilai bagus dan mendapatkan pekerjaan yang juga bagus? Kalo begitu, kan ada harapan satu saat kelak kalian bisa dapet istri yang juga bagus.. Buat memperbagus anak kalian juga.
Pokoknya, hidup jangan sampe suram!

20130111-083227.jpg

Ya.. Dari obrolan kita tadi, intinya adalah bagaimana kita menjaga kualitas hidup agar tidak suram.
Buat satu tujuan, yang bisa jadi motivasi.

Jangan pernah melangkahi waktu dengan kehampaan, karena gelombang kehidupan notabene lebih keras dari terjangan ombak yang menerpa sisi pantai. #halahh

Dan untuk menjaga agar hidup kalian tetap mengandung motivasi, berikut gue kasih foto anaknya bapak kost gue yang gue ambil secara candid dan tanpa menggunakan lensa tele. Gambarnya pun kalo diliat secara vertikal emang agak dead center, karena fokusnya memang cuma pada objek (baca: si anak bapak kost).

Berikut cuplikannya..

20130111-084552.jpg

Tinggalkan komentar

5 Komentar

  1. ayo Om. buruan dideketin, dijadiin tujuan hidup anaknya si bapak kos..

    Balas
  2. harapan itu yang membangkitkan semangat ya Omguru …
    Salam

    Balas
  3. Buat saya yang sudah lulus kuliah, motivasinya satu..
    Ngumpulin duit sebanyak-banyaknya, udah gitu nikah, nikmatin hidup bahagia bareng istri dan anak2 saya, mati masuk surga..🙂

    Balas
  4. setiap hari saya kerja, dari hasil kerja yg tiap hari itu harapanya saya bisa membahagiakan keluarga….

    Balas
  5. Optimis, Allah tahu yang terbaik untuk hambaNya🙂

    Balas

Ngomen Yang Bener!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: