Bangga Jadi Orang Sales Indonesia (oleh: Dedi Budiman)

“Pengalaman merupakan guru terbaik dalam kehidupan..”

Percayakah kalian wahai umat dengan slogan yang berbunyi seperti itu?
Benarkah pengalaman merupakan guru terbaik yang ada dalam kehidupan?

Jawabannya adalah tidak!

Pengalaman bukanlah guru terbaik. Karena apa? Karena sebenarnya, guru terbaik itu adalah Bu Feni dari SMA Negeri 8. Sementara pengalaman?? Manaaa..?? Di list juga nggak ada namanya. Itu menandakan, pengalaman itu jadi nominasi pun tidak..
Lantas bagaimana caranya bisa menjadi guru terbaik???!

Oke, terlepas dari pengalaman, celana dalam, beras pulen, atau apapun lah yang kalian anggap akan menjadi topik,, pada faktanya topik yang sesungguhnya akan dibahas adalah tentang: ‘Sales‘.

Ingat postingan saya yang berjudul ‘Teman Tidak Makan Teman‘?
Dimana di situ saya menceritakan tentang teman saya, yang bekerja sebagai marketing di salah satu bank terbesar yang lahir dari hasil merger – entah merger entah iseng doank pemerintah.

Nah.. Lantas apa hubungannya antara profesi marketing-nya temen gue, sama tema sales yang akan gue bahas??

Banyak!
Ya.. Hubungannya banyak! – bahkan lebih dari sekedar banyak. Maksudnya lebih dari sekedar teman.

Orang indonesia yang umumnya makan nasi, kerap kali menganggap bahwa profesi sales itu adalah marketing; dan marketing itu sales. Padahal, menurut pakar marketing indonesia Oom Dedy Budiman – yang juga makan nasi, antara marketing dan sales itu sudah jelas berbeda. Marketing itu ngurusinnya lebih ke strategi pemasaran, sementara sales lebih ke praktek penjualan di lapangan. Begitu kata beliau..

Kenapa gue sampai tahu?

Karena pada minggu kemaren gue bikin naskah 1 segmen, yang narasumbernya adalah Oom Dedy tadi. Jadi otomatis gue masih inget materinya.

20130124-035451.jpg

Berdasarkan hasil syuting/liputan, Oom Dedy (non-dores) ini baru saja mengeluarkan buku yang berjudul: Bangga Jadi Orang Sales Indonesia.

20130124-035515.jpg

Menurut gue itu penting banget -penting banget lebih dari penting aja-, karena sejauh ini (bukan sejauh mungkin), masyarakat indonesia tanah air beta, lebih sering menganggap profesi sales adalah profesi yang negatif.
Padahal, dalam satu perusahaan, divisi yang namanya penjualan itu memiliki peran yang vital. Bukan hanya perusahaan.. karena secara pribadi pun ‘sales’ itu penting.

20130124-041822.jpg
20130124-041844.jpg

Contoh adalah kalau kita kepepet, kita coba melenggang dari pintu ke pintu untuk menjual hape, sepatu, celana, dan bahkan jual diri.
Kesuksesan satu perusahaan, bisa dilihat dati statistik penjualan (sales)-nya. Semakin tinggi nilai penjualan, maka semakin cerahlah perusahaan tersebut. Dan itu berlaku buat semua perusahaan; baik itu perusahaan kancut, perusahaan sempak, perusahaan celana dalem, ataupun perusahaan kolor.
Dan terlebih, itu tadi.. Bukan cuma perusahaan, melainkan pribadi.

Singkatnya, sebuah perusahaan yang bergerak tanpa divisi sales, maka akan sama halnya dengan gue yang bergerak tanpa anak bapak kost. #lhoo

Nah ngomong-ngomong soal anak bapak kost, gue jadi inget. Udah beberapa hari ini gue nggak melihat keberadaan beliau – meskipun faktanya tiap hari gue ngelewatin rumahnya.
Entahlah.. Apa mungkin dia lagi melakukan kegiatan sales..? #lhoo #NgejualApaan

Tinggalkan komentar

8 Komentar

  1. saya juga jualan..
    jual jersey murah..
    kalo minat kunjungi blog saya aja.. *eh? *malah promosi* ;D

    Balas
  2. Terima kasih untuk liputannya bro Dede. Saatnya bangga jadi Sales Indonesia.
    Sekalian mau revisi dikit yah, saya bukan pakar marketing, tapi saya orang sales yang bangga jadi sales. : D

    Balas
  3. Aku jualan mug sama straps..
    😀

    Balas
  4. banyak pengusaha yang sukses berangkat dari sales …

    Balas
  5. tak jarang kesuksesan suatu perusahaan bergantung kepada Sales Promotion Girls. Semakin tinggi tingkat kebeningan SPG semakin tinggi nilai penjualan #ngaco

    Balas
  6. habis baca neh postingan kyknya gw langsung buka lapak deh…

    Balas
  7. sebenarnya pekerjaan apa saja boleh asalkan itu masih halal dan tidak merugikan orang banyak😀

    Balas
  8. Anonim

     /  Februari 17, 2014

    bener banget bro,sales adalah dasar jadi pengusaha.sales dimanapun berada pasti bisa hidup, apalagi sales yang faham banget dan bisa baca market, semangatttttt buat rekan sales

    Balas

Ngomen Yang Bener!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: