Acara di Lokalisasi (Re-post)

Blogstar yang berbahagia..
Di suasana mendung ba’da dzohor ini, saya ingin kembali menggelar sebuah posting. Postingan saya ini merupakan repost daripada blag lama saya
(baca: Blag-Blog-Bleh)..
Yang udah pernah baca ini, silahkan kalo mau mbaca lagi.. biar tambah pinter. Biar aikyunya jadi serebu. Buat yang belom baca, dianjurkan untuk membaca.. biar melek teknologi.

Berikut adalah postingannya; yang pernah di muat di Harian Blag-Blog-Bleh..

Hallo adik-adik.. bertemu lagi nih dengan kakak disini, nyang akan memberikan postingan berkualitas internasional kepada kalian agar kalian bisa menjalani hidup kalian dengan lurus, lempeng, baik, benar dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan.
Sebelumnyah sayah minta maap nih, baru ngerilis postingan lagi sekarang.. bikos kemaren sayah ada panggilan interview dari dinas pemadam kebakaran DKI Jakarta, dimana sayah diterima jadi salah seorang tenaga pemadam kebakaran disana dan berhak mendapatkan training selama tiga bulan lamanyah..
Akan tetapi saya terpaksa meninggalkan camp training sebelum waktunya, karena saya merasa ngga cocok dengan pekerjaan tersebut.
Kenapa ngga cocok? Stamina lemah? **ihiw… penganten baru kali
Bukan! Bukan karena stamina lemah..!
Coba bayangkan saja, seorang tenaga training seperti saya, diharuskan untuk bekerja seperti layaknya tenaga dinas pemadam kebakaran ahli, akan tetapi belum diperbolehkan untuk mendapatkan fasilitas penunjang dinas itu sendiri sebelum masa training habis. Jadi misalkan ada panggilan untuk memadamkan api, saya feat. tim harus bertindak, sementara saya ngga dikasih mobil yang dilengkapi selang penyemprot yang biasa digunakan.. jadi kalo ada panggilan memadamkan api, kami (karyawan training) diharuskan untuk segera meluncur ke lokasi kebakaran dengan naik angkot.. sesampainya di lokasi, kami cuma dibekali gayung dan ember – yang mana tujuannya adalah untuk memadamkan api..
Training macam apa itu?
Oleh karenanya saya mlarikan diri dari asrama..

Naahh.. cerita dimulai ketika di tengah pelarian itu, saya bertemu dengan teman lama saya yang berprofesi sebagai ketua sindikat perdagangan ikan lele, yang namanya kami samarkan menjadi Bunga.
Eehh.. tapi kan laki, masa Bunga..?!
Berati Kumbang aja deh nama samarannya..

Nah, teman saya si Kumbang itu kemudian mengajak saya untuk berkunjung ke salah satu kampus terkemuka yang ada di kota saya untuk mencari ayam. Entah ayam apa yang dicari, sayah mah nurut ajah.. emang kebetulan saya lagi lapar..
Kemudian sesampainya di kampus, kita ngga langsung masuk gerbang, melainkan kita hang out dulu di tempat nongkrong kita dulu, tepatnya di salah satu kafe bernuansa alam yang terletak tidak jauh dari kampus tersebut. Di kafe bernuansa alam itu, saya dan teman saya si Kumbang ini memesan nasi pake ikan tongkol, tempe orek, sama kuah sayur sop.. jadinyah semuanya enam rebu rupiah.

Setelah itu, kemudian kita masuk ke dalam kampus..
Dan sesampainya di dalam kampus, kami menemukan bahwa di dalam kampus sedang ada acara LOKALISASI (Lokakarya Penulisan Sastra dan Seni Indonesia) yang diadakan oleh para PSK (Pecinta Seni Kampus), dimana acara LOKALISASI itu merupakan bagian dari ajang PROSTITUSI (Program Studi Ilmu Sastra dan Seni Indonesia).
Di ajang LOKALISASI itu, para PSK menggunakan KONDOM (Kelompok Dangngdut dan Orkes Melayu) sebagai pengisi acara.. namun selain KONDOM, ada juga KONTRASEPSI (Kelompok Nasyid Santriawan/i Seluruh Pesantren Se-Indonesia).
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Alay dan Olah Raga, Andi Malas Nonggeng.. dimana pada kesempatan itu Andi Malas Nonggeng menyatakan kekagumannya atas keberhasilan yang dicapai oleh para PSK itu tadi dalam menyelenggarakan LOKALISASI yang merupakan bagian dari PROSTITUSI tersebut.
Berikut petikan wawancara kru TV Wan dengan Pak Menteri mengenai suksesnya acara tersebut..

Kru TV Wan :
Bagaimana menurut bang menteri tentang acara LOKALISASI yang baru saja berlangsung?

Pak Menteri :
Waaahh.. bagus ya.. acaranyah okeh.! Penontonnya banyak..! pokoknya mah keyos-nya mah dapet lah..! sayangnyah tempatnya sempit banget nih.. saya sebagai menteri jadi ngga bisa fogo, apalagi moshing. Pokoknyah mah sering-sering dah acara beginian.. biar endonesia bisa damai yomaaaan..

Naahh, karena saking suksesnya acara tersebut, pihak kepresidenan juga sampai memuji habis-habisan para PSK yang sudah menyelenggarakannya.. bahkan, Presiden Republik Indonesia sendiri, Bapak Susilo Similikiti Weleh-weleh, sampai harus menegaskan pernyataannya, bahwa beliyaw akan menghadiri sendiri acara LOKALISASI 2 yang akan dilaksanakan taun depan.

Sekian laporan yang kami terima… sampai jumpa dan terima kasih.

Tinggalkan komentar

4 Komentar

  1. Saya ska sekali dengan lele yang bernama bunga itu….biasanya cuma lele bernama dumbo..nice post Sob and happy blogging!

    Balas
    • waahh.. si mas bleh yang satu ini pertamax terus nih,,
      skali lagi pertamax dapet payung mas bleh.
      hhehee..

      Balas
  2. abedsaragih

     /  September 4, 2011

    kunjungan balik gan🙂
    nice info gan🙂
    sklian tukran link gan🙂
    http://labkomputerku.wordpress.com/

    Balas
  3. Kondom?
    PSK?
    Lokalisasi?
    Postingan ini tidak benar!

    Balas

Ngomen Yang Bener!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: