Masihkah Kamu # Jika Aku # ?

Akhir2 ini, beranda facebook saya sering dihiasi oleh foto-foto yang memuat ekspresi kebanggaan seseorang, yang merasa namanya tertera di kaleng minuman bersoda. Entah karena memang tidak menyadari bahwa nama-nama mereka itu tidak eksklusif, atau hanya senang lantaran mereka tahu kalau kaleng-kaleng minuman bersoda itu bisa didaur ulang..??!

Terlepas dari itu, kalau saya sendiri, tidak mau ngurusin apakah nama saya ada di kaleng atau nggak. Sekarang ini saya cuma lagi gondrong.. ehh, gandrung.. alias suka alias keranjingan alias demen sama lagunya R City yang featuring Mas Adam yang judulnya “Locked Away”. Menurut saya, dari segi lirik, lagu itu keren. Coba perhatikan..!

image

Lirik “Locked Away” – R. City feat. Adam Levine

REFF:
If I got locked away
And we lost it all today
Tell me honestly would you still love me the same?
If I showed you my flaws
If I couldn’t be strong
Tell me honestly would you still love me the same?

VERSE:
Right about now
If I judge for life, man, would you stay by my side?
Or is you gonna say goodbye?
Can you tell me right now?
If I couldn’t buy you the fancy things in life
Shawty, would it be alright
Come on show me that you down
Now tell me would you really ride for me
Baby tell me would you die for me
Would you spend your whole life with me
Would you be there to always hold me down
Tell me would you really cry for me
Baby don’t lie to me
If I didn’t have anything
I wanna know would you stick around

REFF

VERSE:
Let’s get it down
All I wanna is somebody who really don’t need much
A girl that I know I can trust
To be there when money low 
If I did not have nothing else to give but love
Would that even be enough
Gal, me need to know
Now tell me would you really ride for me
Baby tell me would you die for me
Would you spend your whole life with me
Would you be there to always hold me down
Tell me would you really cry for me
Baby don’t lie to me
If I didn’t have anything
I wanna know would you stick around

REFF

VERSE:
Tell me tell me would you want me
Tell me tell me would you call me
If you knew I wasn’t balling
Cause I need girl who’s always by my side
Tell me tell me do you need me
Tell me tell me do you love me
Or is it just tryna play me
Cause I need a girl to hold me down for life

REFF

Isinya mempertanyakan bagaimana konsistensi cinta dari seorang perempuan, kalau2 suatu saat kondisi si lelakinya nggak bagus lagi.
Itu sangat relevan dalam banyak hal..!
Makna dari lirik lagu tersebut sangat aplikatif dan baperable. Sejatinya, bukan cuma perkara cinta melulu sih, ini juga relevan dalam aspek kehidupan lain yang masuk jajaran non-cinta, misalkan, bagaimana loyalitas seorang karyawan kalau kantornya terancam gulung tikar..? Atau loyalitas pemain kalau klubnya terdegradasi..? Bagaimana konsistensi band underground terhadap root-nya, saat scene fanatik mereka banyak yang beralih ke boyband Korea..? Dan tentu saja, banyak kasus lainnya yang masuk dalam scope analogi lirik lagu ini.

Nah..! Khusus buat saya, yang kebetulan pekerjaannya adalah jualan (baca: menjual kreatifitas untuk membeli beras), lagu itu bisa menjadi reminder tentang bagaimana stabilitas jumlah produksi ide, dalam kaitan dengan fluktuasi mood yang inkonsisten. #ahbiji #ribet #kampret
..maksudnya adalah, bagaimana level output kerjaan kita terkait dengan urusan mood.

Kita ibaratkan bahwa ide dan kreatifitas itu, merupakan cinta seorang perempuan terhadap suami, pacar, selingkuhan, kakak2an, oom2an, bapak2an, dsb.
Nah.. saat dalam kondisi yang tidak bagus, -ibaratkan kita Adam Levine, –Gak usah ngayal bakal digilai cewek2..!! ini masalahnya apakah level ide dan kreatifitas kita bisa tetap sama seperti waktu kondisinya bagus? Apakah cinta seorang perempuan terhadap lelakinya di saat susah, akan tetap sama seperti saat lelakinya belangsak? Apakah kreatifitas kita saat #galau akan tetap sama dengan waktu kita lagi hepi? Apakah kemampuan kita menghasilkan ide brilian di tanggal 25 sama dengan tanggal 18? Apakah senyum kita saat kalah judi akan tetap sama ketika menang judi??
Jika sama, maka jawaban yang harus dilontarkan terhadap Pak Adam Levine itu adalah.. “Yes”.

Lalu bagaimana dengan kamu? Apa ” Yes” juga?
Kalau aku sih yes.. Kalau mas anang, gimana?
Mas anang??!
Mas anang?
Mas..?
Kok diem aja? Mati apa?
Mas anang?
MAASS ANAAAANNNGGGG…!! OH TIDAAAKKK!!

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

2 Komentar

  1. katanyaaa… kreativitas bakal naik 1000 persen kalo lagi menggalau atau kepepet.. sudah membuktikannya.. duluuu.. waktu masih jadi reporter, kalo menjelang detlen, ide mengalir deras dan nulis berita was wus ajaaa.. hahaha

    Balas

Ngomen Yang Bener!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: