Fake Agent

Cari talent itu susah-susah gampang!
Ya, talent.. bukan talenan!
Talent di sini adalah penampil yang akan memainkan sebuah karakter, baik itu karakter dirinya sendiri atau karakter orang lain di luar dirinya; dimana kemudian karakter tersebut dipertontonkan kepada orang lain untuk menyampaikan messagenya. (Definisi a la gue sendiri)

Jadi gini ceritanya..
Beberapa waktu lalu, seorang teman (sebut saja mawar) yang kerja di sebuah PH (baca: production house, bukan pelita harapan apalagi pizza hut), meminta bantuan gue untuk dicarikan talent. Nantinya, si talent ini akan dicasting untuk sebuah dummy program TV. In short, gue suruh nyari orang yang mau muncul di TV. Namanya muncul di TV, udah pasti dibayar dong yah.. Soalnya kan yang dicari itu talent, bukan si empunya klinik pengobatan yang nyuruh kita promosiin tempat prakteknya. Dibayarnya udah pasti pake duit, bukan pake beras. Bocoran budget fee yang ditawarkan jumlahnya standar, karena yg diminta adalah talent baru, bukan ertong kelas A yang biasa wara-wiri di layar TV.

Meski gue nggak memasarkan artis seperti layaknya mucikari RA, tapi gue pikir “pekerjaan” ini akan berjalan mudah. Karena apa? Karena ini bukan hal baru buat gue. Beberapa waktu silam, gue juga pernah melakukan hal serupa -tepatnya, waktu kantor gue yang dulu (yang sebelah sononya kantor sekarang), berencana untuk membuat sebuah program variety show yang konsepnya itu kebetulan gue sendiri yang bikin; gue diminta untuk cari talent yang bukan artis mahal. Seinget gue, waktu itu gampang banget..! Tinggal kontak sana-sini, langsung banyak yang antri di ruang casting dengan membawa formulir pendaftaran.
Jadi dengan kata lain, biarpun status gue bukanlah seorang talent coordinator, casting director, atau apalah.. melainkan cuma talent scout dadakan – mendekati gadungan (tapi bukan fake agent), gue bisa dibilang sukses mencetak hattrick.. Apalah?!! Mencetak talent.. Host program TV yang sekarang programnya udah nggak tayang lagi.

Nah kali ini, gue sepertinya merasa agak kesulitan, sodara!!
Sampe tanggal hari H yang ditentukan oleh si temen gue, si sebut saja mawar (SSM) tadi, gue belum dapet unit talent yang sesuai kriteria! Gue pikir “Udah gak ada yang mau apa muncul di TV? ..padahal, bukannya masuk TV itu adalah khayalan para babu (babu’s dream)? Toh setau gue, banyak yang saking pengennya jadi artis, sampe-sampe pada rela memperbodoh diri mereka sendiri, dengan cara meng-upload video2 ca’ur mereka di youtube?! Mereka mau tampil meng-konyol-kan diri biar terkenal! Bahkan ada yang sampe mau bobo-bobo lucu sama produser tua bangka, biar dipake di film, sinetron, FTV, dan lain sebagainya..!!? Lah ini kok yang gak usah pake bobo-bobo lucu aja susah banget nyarinya?!!”

Pada akhirnya..
Gue nyerah! Gue gak bisa lagi bantu temen gue lantaran sampe waktu yang ditentukan, gue cuma dapet beberapa kiriman e-mail dari kandidat yang kriterianya nggak masuk.
It’s ok.. temen gue bisa maklum, karena ini memang project sukarela. In other words, gue cuma bantuin dia – jadi kalo sukses ya sukur, kalo nggak ya nggak apa2.

Ya udah..
Segitu aja cerita gue. Intinya, cari orang yang sesuai kriteria itu susah2 gampang..!
Jelas, kan..?! Cari orang buat masuk TV aja nggak gampang, gimana cari orang yang tepat buat menemani kita dalam suka dan duka.. sampai kita tua nanti??!

#eeaaa #apaini #colongandikit

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

Ngomen Yang Bener!!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: