Antara Tangan dan Kuman

Hari ini adalah hari pertama saya (dan rekan guru, staf medis, pelatih fisik dan juga staf tata usaha) mulai masuk sekolah………..maksudnya mengajar <<–kan guru

Acaranya, tidak lain dan tidak bukan.. Cuman salam-salaman – kan lebaran.
Sekian ribu siswa menyalami saya. Artinya, jika satu siswa menyumbang 1 kuman, maka sekarang di tangan saya ada berapa kuman?

Okelah.. Masalah kuman kita lupakan. Saya sudah iklas tangan saya dikumani oleh siswi-siswi (kalo siswa-siswa mah ngga kayanya).

Dari sekian banyak siswi yang mnyalami / mengkumani saya, terdapat beberapa diataranya yang kaya kak Widy, kak Mikha, kak Nikita, dsb… *malah ada yang kaya si Matthew juga.
Yang kaya garong yang udah menghamili si Matthew juga banyak..
Intinya, tangan saya pegel!

Tapi lebih intinya lagi, banyak siswi (dan terpaksa siswa) yang menyalami saya — memohon maaf lahir dan batin. Mereka ngga tau kalo tanpa salaman pun sebenarnya saya sudah memaafkan mereka either lahir or batin <<–bahasanya so inggris; mentang-mentang suka nonton liga inggris.. Saya lelah hari ini (kaya si Matthew abis diperkojek).
Tapi suwer.. Kalo saya mah ga ada yang merkojek..!
Cukup si Matthew aja yang diperkojek.
Sekian..

image

6 thoughts on “Antara Tangan dan Kuman

  1. “Saya sudah iklas tangan saya dikumani oleh siswi-siswi (kalo siswa-siswa mah ngga kayanya).”

    klo iklas gk usah diomongin mas..hehehehe
    tapi klo dipikir2 mas juga nyumbang kuman kok ke siswanya…hehehehe
    itung2 impas lah…hahahaha

Ngomen Yang Bener!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s