C I N (T) A

JATUH CINTA adalah masa dimana logika tak lagi memiliki makna; dan mulut tak hanya untuk bicara. Spektrum cahaya laku manusia, hanya ditentukan oleh senyawa antara MATA dan RASA.
JATUH CINTA juga menjadi salah satu alasan bahwa manusia boleh menjadi gila. Bertingkah diluar konteks ‘biasa’ meski tak jarang, itu kerap menjadikannya sebagai objek tawa.
Setiap yang ditangkap oleh mata, maka senantiasa akan dianggap sebagai aura yang merefleksikan alur cerita lawas tentang KAMU dan DIA – dalam konteks yang sebenarnya agak memaksa.

Nahh, ngomong-ngomong.. adakah di sini yang kiranya sedang merasakan jatuh cinta?
Bisakah kamu benar-benar menikmatinya? Atau (pada akhirnya) hanya membuatmu merasa disiksa?

Tak Perlu Dibuat Rumit..
Jika ya, maka bilang saja ya.. jika tidak, ya bilang tidak. Gak ada alasan untuk memalingkan muka kalau memang kamu suka. Lafalkan kata mutiara agar kemudian semua bisa terbaca..!
Tak perlu takut, karena cinta tak mengenal beda, usia atau bahkan apa yang kamu bawa. Jika pada akhirnya kamu kecewa, tenang saja.. itu berarti bahwa kamu bukan sedang melihat apa yang dimaksud CINTA.

Sekian..
Dari orang yang sedang JATUH CINTA.